Aceh Selatan Canangkan Imunisasi MR

Kategori : Government Rabu, 01 Agustus 2018

        Sekretaris Daerah Kab. Aceh Selatan, H. Nasjuddin, SH mewaliki Pj. Bupati Aceh Selatan, melaksanakan Pencanangan Kampanye Imunisasi Measles-Rubella (MR) Tingkat Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (1/8/2018) di SMPN 1 Tapaktuan. Imunisasi ini bertujuan untuk memberikan kekebalan anak-anak dari campak dan rubella. Dalam sambutannya, Beliau mengatakan bahwa Salah satu modal pembangunan yang paling besar adalah sumber daya manusia. Keberhasilan mewujudkan negara yang maju, tangguh dan disegani di peradaban dunia saat ini sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu kita harus berinvestasi dan berusaha keras mewujudkan manusia Indonesia yang sehat, kuat, produktif dan berdaya saing. Upaya ini dilakukan dengan pendekatan siklus kehidupan dimulai sejak fase konsepsi, janin masih dalam kandungan, dilanjutkan setelah lahir, bayi, masa kanak-kanak, remaja hingga masa dewasa dan selanjutnya akan melahirkan generasi penerus bangsa ini.
        Selanjutnya H. Nasjuddin juga mengingatkan kembali, bahwa amanat dalam UU Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014 disebutkan bahwa perlindungan Anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi Anak dan hak – haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Dalam UU Kesehatan No.36 Tahun 2009 juga mengamanatkan bahwa imunisasi merupakan hak setiap anak dan pemerintah wajib untuk memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak. Untuk itu upaya kita bersama untuk terus melengkapi status imunisasi anak sehingga perlindungan terhadap penyakit melalui imunisasi ini tidak hanya untuk perseorangan tetapi juga memberikan perlindungan dalam kelompok dan masyarakat. Perlu diingat bahwa imunisasi akan memutus rantai penularan penyakit dalam masyarakat ketika proporsi penduduk yang terimunisasi cukup tinggi atau diatas 95%.
      H. Nasjuddin juga menyampaikan bahwa Program Imunisasi di Indonesia saat ini, telah memberikan perlindungan terhadap beberapa penyakit berbahaya, yaitu Tuberkulosis berat, Campak, Difteri, Batuk Rejan, Tetanus, Polio, Hepatitis B, Meningitis dan Pneumonia yang disebabkan oleh Haemofilus influenza tipe B. Insya Allah, mulai hari ini kita menyaksikan bersama bahwa negara akan memberikan perlindungan untuk satu penyakit lagi, yaitu Rubella. Rubella adalah penyakit yang masih endemis di Negara kita saat ini, dan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecatatan pada kelahiran anak secara permanen ketika ibu yang terinfeksi dalam keadaan hamil. Semakin berbahaya lagi, karena penyakit Rubella secara umum mempunyai gejala yang ringan sehingga seringkali ibu yang terinfeksi tidak menyadarinya
       Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Aceh Selatan H. Mardaleta, SE, M.Kes melaporkan bahwa kasus campak di Kab. Aceh Selatan dari tahun 2017 s.d. 2018 sebanyak 13 kasus dan dari hasil pemeriksaan sampel campak ditemukan 1 orang positif rubella. Karena itu menjadi sangat penting melaksanakan imunisasi massal campak dan rubella untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di sekolah-sekaloh, puskesmas, posyandu dan fasilitas kesehatan lainnya. Kegiatan imunissasi massal ini dilaksanakan dalam bulan Agustus dan September dengan tujuan untuk mengeliminasi campak dan rubella. Sasaran imunisasi MR di Aceh Selatan adalah 67.035 orang.
       H. Mardaleta juga menyampaikan bahwa akhir bulan Oktober akan memasuki Bulan Eliminasi Kaki Gajah atau yang dikenal dengan Belkaga. Sebenarnya Belkaga akan dilaksanakan mulai awal Oktober untuk mencegah Kipom (kejadian ikutan pasca minum obat). Karena kegiatan ini berdekatan dengan kampanye MR maka kegiatan Belkaga diundur hingga akhir Oktober. Beliau berharap kegiatann ini mendapat dukungan semua pihak, karena tanpa dukungan itu kita tidak dapat mengeliminasi MR dan Kaki Gajah.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32